INFOSEKAYU - Warga Desa Pinang Banjar, Kecamatan Sungai Lilin mendadak heboh.
Jenazah Imam Satria saat dibawa ke RSUD Sungai Lilin (FOTO: Meteor Sumsel) |
Dari informasi yang didapat, penemuan mayat laki-laki dalam kondisi sudah membengkak ini, pertama kali ditemukan oleh warga setempat.
Hingga akhirnya dilaporkan ke Mapolsek Sungai Lilin Resort Polres Muba dan dilakukan penyelidikan oleh pihak kepolisian.
Identitas jenazah korban diketahui bernama Imam Satria (36) warga RT 09 Dusun III Desa Pinag Banjar, Kecamatan Sungai Lilin Kabupaten Muba.
Menurut keterangan orang tua korban Muhammad Umar mengatakan bahwa korban menghilang sejak tiga hari yang lalu dan tidak ada komunikasi dengan keluarga.
Sementara itu Kepala Desa Pinang Banjar Aman Mahmud saat dimintai keterangan mengatakan memang benar itu warganya dan kami sejauh ini juga belum tau motif peristiwa di temukan sesosok mayat tersebut.
"Selain itu juga, kami berharap kepada pihak kepolisian agar dapat mengungkap kasus ini dan motifnya apa, agar tidak timbul fitnah atau isu bagi masyarakat banyak terkait dengan peristiwa tersebut yang terjadi," ungkapnya.
Kapolres Muba AKBP Andes Purwanti, SE, MM melalui Kapolsek Sungai Lilin AKP Hernando, SH, MSi, membenarkan penemuan sesosok mayat laki-laki di wilayah hukumnya.
Kapolres Muba AKBP Andes Purwanti, SE, MM melalui Kapolsek Sungai Lilin AKP Hernando, SH, MSi, membenarkan penemuan sesosok mayat laki-laki di wilayah hukumnya.
"Ya pagi ini telah ditemukan sesosok mayat laki-laki mengapung. Tepatnya di pinggiran Sungai Lilin Dusun IV Desa Pinang Banjar Kecamatan Sungai Lilin," ucapnya usai melakukan pengecekan di TKP.
"Selanjutnya jenazah korban kita bawa ke RSUD Sungai Lilin, untuk dilakukan visum. Dari pemeriksaan oleh dokter terhadap jenazah korban. Tidak ditemukan adanya luka pada tubuh luar jenazah," tegasnya.
Saat ini jenazah korban sudah kita serahkan dan di ambil pihak keluarga (Ibu korban) yang disaksikan Kepala Desa Pinang Banjar.
Sementara pihak keluarga menolak untuk dilakukan autopsi.
"Hari ini jenazah korban sudah kita serahkan ke pihak keluarga dan dari pihak keluarga korban menolak untuk kita lakukan autopsi, " pungkasnya. /red/
Sumber : Sumsel Update
Post A Comment: